Slide Show

  • Everyday I'm shufflin!
  • Break the physical and mental obstacles
  • Area Eksplorasi Kreatifitas dan Inovasi Anak Muda Indonesia
  • Teknik Fotografi Yang Membuat Kita Tampak Melayang
  • Dalam Nuansa Casual, Urban dan Maskulin

Tuesday, May 29, 2012

#Art : [Photography] Fish Eye Lens + BlackBerry


from: buy.com


Sometimes less is more. That’s also dealing with photography. When the most sophisticated camera can create the high quality image, the Lomo camera can create an artsy and edgy image with its simple feature. Now, even people are easily to capture images with their gadget, like iphone that can create images that looks like a pro with a helping apps from instagram.

But don’t worry if you don’t have an iphone. You can use your BlackBerry, even with curve 8520 that only has 2.0 MP camera. Want some proof? Take a look at these pictures!

(by Niko Wijaya)

(By Niko Wijaya)

(By Niko Wijaya)
Yes…, these pictures are taken with BB curve 8520 with external fish eye lens. My blogger friend, Niko Wijaya has captured of these pretty pictures. You can also check his portfolio by visiting his blog http://www.sekarduside.com/ 

So, if you want have fun and take a cool pictures as simple with your BlackBerry, just put this little stuff then. Hmmm… I think I am gonna check this stuff on web. Have a good day with your handled! :)

Thursday, May 24, 2012

#Art : Google Art Project – Jalan-Jalan Ke Museum Ternama Dunia Secara Virtual


(Print screen from www.googleart.com)

Google telah menambah ekspansi dunia virtualnya ke bidang seni dengan melakukan kerja sama dengan berbagai museum di dunia. Proyek yang diberi nama Google Art Project ini memungkinkan kita untuk mengunjungi museum-museum ternama di dunia sekaligus menikmati karya dari para senimannya secara interaktif melalui dunia maya.

Bayangkan kita bisa mengunjungi White House, melihat karya seni koleksi kerajaan Inggris di The Royal Collection, melihat dari dekat lukisan karya Vincent Van Gough, dan masih banyak lagi karya seni lainnya yang bisa kita lihat hanya dengan mengunjungi situs Google Art Project.

Disini kamu bisa menikmati pengalaman berkeliling dalam museum dengan teknologi ‘Google Street View’ yang mampu menampilkan gambar visual 360o, dan dapat memilih karya seni yang ingin dilihat secara lebih detail dengan kualitas gambar Gigapixel (mencapai 1 miliar pixel) melalui teknologi ‘Microscope View’.
Sejauh ini menurut data yang dipublikasikan oleh Wikipedia, Google Art Project telah memiliki 32.000 karya seni dari 46 museum dan akan melakukan ekspansi besar-besaran dengan melakukan kerja sama dengan 151 museum di 40 negara.

Indonesia juga sudah bekerja sama dengan Google dalam proyek terbarunya ini. Kita bisa melihat koleksi dari Museum Nasional atau yang dikenal dengan Museum Gajah melaui Google Art Project. Namun sayang, disini kita belum bisa merasakan pengalaman menjelajahi museum secara virtual, seperti kebanyakan museum lainnya dalam situs ini.



Sumber: wikipedia

Saturday, May 5, 2012

#Music : Sentuhan Electro-Pop Indie Dalam O.S.T Drive

(from: lagasta.com)
Guys, have you seen “Drive”? Ada yang merasa ‘terganggu’ dengan soundtrack lagu-lagunya yang terus nempel di kepala? Yup, saya sendiri beberapa hari setelah nonton dvd-nya langsung searching di google untuk mengetahui lagu siapa saja yang ada di sana. Sebenarnya agak telat sih, karena film ini sudah rilis di akhir tahun 2011.

Film Drive ini adalah film crime-thriller yang disutradarai Nicolas Winding Refn, dan dibintangi aktor Ryan Gosling. Overall film ini memperlihatkan scene yang brutal dengan cipratan darah, menawarkan aksi driving skill, juga love story yang jadi benang merahnya. Film ini juga pernah diputar di Festival Film Cannes, Perancis dan memenangkan nominasi The Best Director.

Setelah saya mendengar komentar yang bagus dari salah seorang presenter berita di tv, dan juga melihat sedikit music review dari seorang music director salah satu radio swasta dalam wawancaranya bersama majalah Nylon Guys Indonesia. Membuat saya semakin penasaran sama film yang satu ini.

Well, belakangan ini memang saya lagi senang-senangnya mendengarkan musik electro-pop ala indie di playlist ipod. Rasanya ada feel relaxing tapi juga bisa ngajak joget-joget, ditambah suara tune electro (Synthesizer) yang unik menciptakan ambience musik yang tidak biasa.

Berikut track list dari O.S.T “Drive” yang dikutip dari sebuah website yang membahas tentang soundtrack film :

01. Nightcall – Kavinsky & Lovefoxxx
02. Under Your Spell - Desire
03. A Real Hero - College feat. Electric Youth
04. Oh My Love - Riz Ortolani feat. Katyna Ranieri
05. Tick of the Clock – The Chromatics
06. Rubber Head -- Cliff Martinez
07. I Drive -- Cliff Martinez
08. He Had a Good Time -- Cliff Martinez
09. They Broke His Pelvis -- Cliff Martinez
10. Kick Your Teeth -- Cliff Martinez
11. Where's The Deluxe Version? -- Cliff Martinez
12. See You in Four -- Cliff Martinez
13. After The Chase -- Cliff Martinez
14. Hammer -- Cliff Martinez
15. Wrong Floor -- Cliff Martinez
16. Skull Crushing -- Cliff Martinez
17. My Name on a Car -- Cliff Martinez
18. On The Beach -- Cliff Martinez
19. Bride of Deluxe -- Cliff Martinez
Lagu yang rasanya ‘nempel’ banget di kepala saya adalah track no.2 “Under Your Spell”-Desire. Track ini diputar sebagai backsound pada scene welcoming party yang diadakan oleh seorang istri di sebuah apartement, kepada suaminya yang baru saja bebas dari hukuman penjara. Sementara di scene selanjutnya karakter yang diperankan oleh Ryan Gosling, berusaha menghiraukan suara bising dari apartement yang sedang mengadakan welcoming party itu. Karena sebenarnya ada perasaan cinta antara dia dengan sang istri mantan napi tersebut.

Lirik lagunya pun terdengar berulang-ulang : “I don’t eat. I don’t sleep. I do nothing but think of you…. You keep me under your spell… You keep me under your spell… You keep under your spell”

Oh, ya lagu ini juga sempat diputar saat saya menghadiri undangan gelaran fashion show dalam acara yang diadakan oleh salah satu sekolah desain Internasional di Jakarta. Mendengar intro nya saja sudah membuat saya kaget dan sibuk berbisik-bisik sendiri. :p

Awesome! :D


Sumber : Wikipedia

Tuesday, April 17, 2012

#Style: [Menswear] Ikat Dalam Nuansa Casual, Urban dan Maskulin


(Taken from wolipop)
Masih berpikir mengenakan Ikat untuk pergi ke acara-acara resmi? Baru-baru ini desainer muda Indonesia yang concern dengan tenun Ikat, Didiet Maulana telah meluncurkan lini pria yang bergaya moderen dan casual melalui label miliknya yang bernama Ikat Indonesia.

Ikat Indonesia merupakan sebuah label lokal siap pakai yang mengangkat kain tenun Ikat dalam setiap koleksinya, dengan gaya yang sesuai dengan kaum urban. Tujuannya agar kain tenun Ikat dapat lebih dikenal lagi lebih luas di masyarakat dan juga mengangkat citra kain nusantara di dunia fashion internasional.

Setelah sebelumnya telah berhasil meluncurkan koleksi untuk wanita, Didiet Maulana pada hari Kamis lalu (12/4/2012) meluncurkan lini pria yang diberi nama “Ikat Indonesia Pour Homme”, dengan mengusung tema “Tropical Painting”. Sesuai dengan temanya maka koleksi menswear kali ini didominasi dengan tampilan gaya casual bernuansa pantai, seperti kemeja berbahan linen, celana pendek, dan chino pants. Semua koleksinya tentu saja menggunakan detail kain tenun Ikat, yang dibuat menggunakan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

(Taken from wolipop)
(Taken from wolipop)

(Taken from wolipop)
(Taken from wolipop)
(Taken from wolipop)





















Jadi, kain tradisional seperti Ikat pun bisa diaplikasikan kedalam gaya busana casual yang pastinya cocok dengan lifestsyle kaum muda urban.

Kamu berencana liburan ke pantai? atau cuma sekedar hangout bersama teman-teman di cafe? Celana pendek, kemeja, jacket, cardigans, atau pun chino pants dari Ikat Indonesia bisa menemani saat-saat kamu bersantai, tapi tetap terlihat bergaya dan unik.

Semoga semakin banyak desainer muda Indonesia yang mengangkat citra kain tradisional ke kancah fashion berskala internasional.

Be Proud and Appreciate our nation’s heritage!



Sumber : wolipop

Tuesday, March 27, 2012

#Style : Chino Pants


(Chino Pants, from : GQ)
Belakangan Chino pants menjadi item fashion pria yang cukup happening di Indonesia. Kira-kira di pertengahan tahun 2011 brand lokal mulai meluncurkan produk Chino pants eklektik ini dengan model yang bervariasi. Chino pants lebih disukai oleh anak-anak muda atau professional muda, karena cocok digunakan baik dalam acara semi-formal atau pun casual.

Kata “Chino” sebenarnya berasal dari bahasa Spanyol untuk menyebut negri China. Orang-orang Spanyol menggunakan istilah Chino ini untuk menyebut celana berbahan twill (sejenis cotton) yang digunakan sebagai seragam tentara Amerika dan Inggris, yang memang di-import dari China. Bahan ini cocok digunakan sebagai seragam tentara karena termasuk bahan yang awet dan juga ringan. Barulah di tahun 1950-an Chino pants mulai populer di kalangan anak muda Amerika, terutama para siswa dan mahasiswa, karena adanya larangan untuk menggunakan celana jeans.

Chino pants saat ini telah didesain dengan model yang lebih keren dan moderen, dengan potongan slim-fit dalam warna-warna maskulin seperti khaki, olive green, navy blue atau pun dalam warna-warna yang cerah, ditambah dengan twist detail pada bagian kantong dan kancing. Tidak jarang pria muda di kota Jakarta senang mengenakan Chino pants sebagai variasi signature-style mereka untuk menemani aktifitas sehari-hari di tempat kerja yang dinamis, dan tetap bergaya saat hanging out bersama teman.
(Dark Grey Chino, by Satcas)
Nah, supaya bisa tampil lebih keren, kita bisa mix and match Chino pants dengan :
-    Top : work shirt (berbahan katun atau chambray), casual blazer, plaid shirt, stripes t-shirt, t-shirt polos.
-    Bottom (Shoes) : oxford dan derby (for business-casual look), boots berbahan kulit atau suede, loafer (untuk acara yang lebih santai).

Selain celana jeansChino pants juga menjadi fashion item esensial yang ada di dalam wardrobe pria. 

(Khaki Chinos by Hi Jack, from : Red And White Magazine)

(Light Grey Chino, by Hi Jack from : Red And White Magazine)

(Broken White Chino, by Hi Jack from : Red And White Magazine)




Sumber : Wikipedia, boaznyc.blogspot.com, wisegeek.com. 

Tuesday, March 20, 2012

#Event : GeekFest - Pesta Kolaborasi Para ‘Rock Star’ Industri Kreatif Indonesia


( Picture from : GeekFest)

Geek, sering kali diartikan sebagai sebutan bagi orang-orang yang passionate dan ahli di bidangnya masing-masing, terutama di bidang kreatif. Apa jadinya jika para Geek yang bergerak di industry kreatif ini berkumpul di dalam sebuah festival?

Pada tanggal 31 Maret – 1 April 2012 nanti, Sabuga-Bandung akan menjadi saksi dari pergelaran sebuah festival yang pertama kalinya diadakan di Indonesia dengan mengkolaborasikan musik, film, game dan multimedia kedalam sebuah wadah teknologi. Festival yang diinisiasi oleh Fowab (Forum Web Anak Bandung) bersama Kibar Kreasi ini  nantinya akan terdiri dari berbagai rangkaian acara seperti pertunjukan, seminar, talkshow dan pameran yang disajikan kedalam bentuk hiburan yang akan memberikan pengalaman yang berbeda.

Dengan digelarnya GeekFest ini diharapkan dapat menjadi sebuah wadah yang mendukung bakat anak-anak muda Indonesia dalam bidang musik, film, game, multimedia dan teknologi, agar lebih dikenal di masyarakat luas sehingga bisa mendapatkan apresiasi yang lebih besar. Seperti yang dikatakan oleh salah satu inisiator Fowab, Yohan Totting yang dikutip dari website GeekFest : “Melalui GeekFest, kami ingin memperlihatkan bahwa anak muda Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang industri kreatif. Sudah sangat banyak karya anak bangsa yang sukses di tingkat dunia, tapi belum begitu terdengar gaungnya. Padahal mereka inilah rock star yang sesungguhnya, yaitu yang menciptakan karya kreatif dengan level internasional.”

Well, this is going to be an epic festival. Get ready to meet our new ‘Rock Stars’! 
*More info, visit http://geekfe.st or follow @GeekFestID #GeekFestID. 

Thursday, March 15, 2012

#Arts : Melayang Dengan Teknik Levitasi


(from : yowayowacamera.com ,by  Natsumi Hayashi)

Terbang melayang layaknya seorang super hero adalah salah satu impian kita di masa kanak-kanak dulu. Levitasi seakan bisa mewujudkan impian masa kecil kita itu, meskipun cuma dalam selembar foto.

Ya, postingan kali ini masih berisi tentang salah satu teknik kreatif fotografi yang saat ini lagi happening, levitasi. Saya ingat, pertama kali melihat teknik fotografi ini melalui sebuah display picture BBM milik seorang teman dan juga look book (catalog) dari salah satu produk fashion lokal. Di look book itu terlihat model yang seolah-olah terbang melayang dengan ekspresi wajah yang datar, kesannya mereka ini bisa melayang secara alami, gak dibuat-buat. Persis seperti makhluk halus yang gak napak itu, nah loh? :p.

Levitasi yang dalam bahasa Inggris adalah levitation, merupakan proses dimana sebuah objek melayang melawan gaya gravitasi bumi dalam posisi yang stabil (Wikipedia). Seperti teknologi yang diadaptasi oleh kereta super cepat di Jepang, dengan menggunakan medan magnet. Kemudian akhirnya hal ini memberikan inspirasi bagi para fotografer untuk membuat teknik fotografi yang disebut levitasi. Sebuah teknik fotografi yang membuat suatu objek seolah-olah melayang tanpa menggunakan alat bantu.

Entah siapa yang pertama kali menemukan teknik levitasi, namun mesin pencari Google (dengan key word levitation photography) memunculkan nama seorang wanita Jepang yang bernama Natsumi Hayashi dalam halaman pertamanya. *Berikut alamat blog miliknya http://yowayowacamera.com.

Nah, berawal dari melihat blog Natsumi Hayashi ini, @goenrock dan @danaOktiana menginisiasi sebuah komunitas fotografi levitasi Indonesia yang dinamakan Levitasi Hore http://levitasihore.tumblr.com/. Jadi buat kalian yang tertarik untuk belajar bisa mampir ke tumblr mereka, atau follow @LevitasiHore di twitter.
(Screen Shot of Levitasi Hore Website)

Walaupun keliatannya model di fotografi levitasi ini terlihat effortless dengan ekspresi muka yang datar, tapi untuk mendapatkan gambar yang keren membutuhkan berbagai trik dan juga kesabaran (apalagi bagi newbie). Sang model harus melompat dengan pose tertentu yang tidak terlihat seperti sedang melompat, tapi seolah-olah melayang tanpa bantuan apapun. Sementara fotografer pun harus bisa mengatur kameranya sehingga bisa menghasilkan frozen moment melayang yang tepat. Berikut tips-tips dalam fotografi levitasi tanpa editing yang dikutip dari tumblr Levitasi Hore :

·    Fotografi levitasi berbeda dengan Jump Shot. Levitasi harus memperlihatkan model yang seakan melayang alami tanpa terlalu banyak ekspresi wajah.
·  Foto levitasi tanpa editing dapat dilakukan dengan kamera professional (DSLR) maupun kamera biasa (kamera ponsel, pocket cam)
·  Foto levitasi dengan kamera DSLR, bisa memanfaatkan Burst Mode (Continuous Shooting). Dengan sekali menekan tombol shutter, langsung menghasilkan beberapa jepretan sekaligus. Foto-foto hasil jepretan dengan Burst Mode dari kamera DSLR dapat dipilih mana yang paling pas mendapatkan moment “melayang”
·   Foto levitasi dapat dilakukan dengan kamera non-professional, namun lebih tricky karena mengandalkan ketepatan menekan tombol rana saat model melompat.
·    Pastikan cahaya cukup, agar bayangan terbentuk sehingga efek model sedang melayang lebih terlihat.
·   Gunakan shutter speed tinggi untuk menangkap model yg melayang dengan lebih fokus (freeze motion). Cahaya yang cukup sangat berperan untuk mendapatkan shutter speed tinggi.
·    Gunakan low angle, agar model terlihat tinggi melayang.

(from: web100.com)

So, selamat mencoba and… have fun! J


Sumber : Levitasi Hore, Wikipedia, Kaskus