Slide Show

  • Everyday I'm shufflin!
  • Break the physical and mental obstacles
  • Area Eksplorasi Kreatifitas dan Inovasi Anak Muda Indonesia
  • Teknik Fotografi Yang Membuat Kita Tampak Melayang
  • Dalam Nuansa Casual, Urban dan Maskulin

Wednesday, June 22, 2011

#Arts : [Pop Art] WPAP (Wheda’s Pop Art Portrait)

Pop art is kind of an art movement that developed in the mid 1950s in Britain and in the late 1950s in US. Actually at that time, pop art is used by artists as mass-produced visual commodities of popular culture with perspective of fine art such as, advertising, comic books, product labeling and logo.

But did you know? Indonesia has developed itself a modern pop art style. It is called WPAP (Wheda’s Pop Art Portrait), which is founded by Mr. Wheda Abdul Rasyid. He is also known as an illustrator of Hai Magazine in Indonesia. WPAP has it’s own style and uniqueness. The contrast colors are on of every shapes of every single portrait, way of modern pop art style.

And so to the dedication of this new way of pop art style, there is an art society called WPAP Community that coverage for those who want to learn and become the member. So far, WPAP community has been launched their online shop of merchandises, t-shirts, calendar and artworks. There are well-known, legendary and influential people of the world as their WPAP’s works. All you have to do just visit their web at wpapcommunity.com, then you can purchase your favorite one. Well… support our local awesomeness J.
(sumber : Wikipedia, wpapcommunity.blogspot)

(Rihanna : By Eva Riny)

(Bruce Lee : by Walet)

(Johnny Rotten : by Achid)

(Robert Smith : by Tony)
(pictures : from wpapcommunity.com)

Tuesday, June 21, 2011

#Urban Spot : [Sabang 16] Coffee Shop With Local Taste



(from Indiramusiawan.wordpress.com)
There are many coffee shops that offer tons of coffee taste, here in Jakarta. But there are only a few places that offer local taste of coffee and beverages. It is Sabang 16, one of the coffee shops that offer us the local taste.


I knew that this place was so hype on twitter. Peoples are recommending this place. *twitter know me so well :p* Then I am just being curious, and.. I got my first stop in here. Well, actually me and my buddy @doedetz quite not sure where exactly Sabang 16 is? But thank to technology, we found the location via foursquare. After take a quite long walking *because we had get off at the wrong bus shelter -_-“* but finally we got this place

Sabang 16 is located near the corner intersection of Jalan H. Agus Salim/Sabang. If you go via Trans Jakarta, you can stop at Bank Indonesia shelter. Then take a walk trough Jalan Kebon Sirih to Jalan H. Agus Salim. From the front you can see the standing blackboard and a window that written “Sabang 16”. When entering to the inside the space of Sabang 16 is tiny and rectangular-shaped. The interior room is welcoming us with the warm atmosphere. Lots of Pictures on the wall that have taken from the past add more vintage-look to the room. There are pictures of Our first President (Soekarno), our second President (Soeharto), and other national heroes. Then on the opposite side of wall, there is a big mirror to manipulate the space look more wide. The multifunction bar that located opposite to the door and the window, is filled with vintage accessories and the local products. And not forget to mention that there is also a big LCD TV on the wall. 


(vintage accessories,local products, and magazines)
Speaking of the coffee taste, there are coffee from local (unfortunately I can’t remember what?) that offer to us. But the most wanted one is “kopi tetes” (viatnamese), and Srikaya Toast. Kopi tetes is coffee mixed with milk (Susu kental manis) that served with coffee filter device above the glass, so that the coffee liquid is fall from the device. That is why it called kopi tetes. Meanwhile the srikaya toast has a great taste. It is two pieces of breads that added with srikaya between the pieces, mmm… major yummy...

(Srikaya Toast, and Kopi Tetes)
(Root Beer "Badak", and ice cream)
(Me @ Sabang 16)
*unfortunately I didn't bring my digital camera, so this was the best shot that I got with my smartphone* -,-"

The interesting ones, is the local products from North Sumatera that offer to us. That is root bear which is Called Badak, brand from Siantar (if am not mistake). And so with the milk (susu kental manis) is also from the local product (I can’t remember the brand). I think these local products are not mass product to distribute in other region. Yet, it is great idea to bring the local products here in Jakarta, so that we are more aware and familiar with our local products. Happy brewing :)



Thursday, May 19, 2011

#Style : [Men’s accessories] Masculine yet Sophisticated


Guys, perkembangan brand lokal di Indonesia terus bertambah dan berdaya saing dalam segi kualitas. Tapi gak begitu banyak brand yang bergerak dalam bidang accessories, terutama untuk pria.  And this is one of cool local brands, that specialize in accessories for male. Introduce, En Garde Artilleries. Salah satu brand lokal yang khusus membuat produk handmade aksesoris pria yang berkualitas.

Narya Abhimata, is the man behind the great ideas of these handmade accessories. Produk yang dibuat memang benar-benar unik, dan maskulin. Ini bisa dilihat dari setiap desainnya dalam tema In Love and War. Image maskulin bisa dirasakan dari desain seperti tengkorak, senapan, pedang, dan peluru. Sedangkan engraved letter dengan style font sedemikian rupa seperti pada masa kerajaan di Eropa, menambah image historic yang kuat.

Nah, kalau lo mau tampil beda dan lebih nge-hits :p coba gunakan accessories dari En Garde Artilleries ini. Support Our Local Brands! :D








(Picts. from engardeartelleries.com)

Wednesday, May 11, 2011

#Lifestyles : future entertainment in 3D

Teknologi 3-D (3 Dimensi) terus berkembang dari tahun ke tahun. Yang lagi gencar-gencarnya sekarang itu teknologi 3-D dalam film-film Hollywood di teater/bioskop, memungkinkan kita menikmati tontonan yang lebih real. Bahkan di rumah pun kita bisa menikmati kecanggihan teknologi 3-D ini di TV. Tapi gak sampai situ aja, sekarang bahkan teknologi 3-D ini digunakan dalam music concert dan fashion show. :o


Kalau kita flashback ke tahun 90-an, teknologi 3D ini sudah masuk di Indonesia. Inget dong waktu kecil dulu kita minta dibeliin kacamata 3Dimensi yang terbuat dari bahan plastic dan karton itu. *kalo belom bersyukurlah karna lo masih muda belia* *mupeng*. Gue sihh sampe nangis-kejer minta kacamata 3D buat nonton acara TV Do,Re,Mi; Gara-Gara; Lika-Liku Laki-Laki; hmmm… apa lagi ya? Hayo, pada inget?. Ya, Waktu itu emang jamannya kacamata 3D lagi hits banget (mungkin kalo jaman sekarang itu hits-nya sama kaya BB, i-pad, Fixie dan 4L4Y #eaa) di Indonesia.

Meanwhile, In 2008 Catherine Owens, and Mark Pellington had successfully directed a concert film with U2 in 3-D *tapi kenapa gue baru tau sekarang yah? *toyor kepala sendiri*. This concert film has been claimed as the first live-action digital 3-D film ever. Jadi project ini dimulai saat band U2 live perform di beberapa Negara dalam Vertigo Tour in 2006. Nah, selama tour itu, team mereka merekam aksi panggungnya itu dengan menggunakam 18 kamera 3-D dalam waktu bersamaan secara digital. *cool huh* Jadi dijamin semua moment aksi panggung U2 ini gak ada yang kelewat oleh kamera dan bisa memberikan experience of watching live concert to real. FYI film ini dirilis pertama kali di Sundance Film Festival tahun 2008.

(U23D Poster, from Wikipedia)

Ngomong-ngomong masalah bioskop, pasti lo masih inget sama issue film-film Hollywood gak bisa lagi masuk ke Indonesia karna katanya bermasalah dibagian pajaknya. Nah, daripada itu bioskop dipenuhi sama film-film setan gak jelas, mending teater/auditoriumnya dipake buat nonton konser band-band international yang lagi banyak banget dateng ke Indonesia dalam format 3-D dan secara realtime. :D Bagi yang ga bisa dateng ke acara konsernya secara live kan lumayan bisa nonton ga perlu pake pegel, keringetan dan harus cari posisi supaya bisa liat dengan jelas, tapi tetep bisa jingkrak-jingkrakan adem di dalem auditorium :p. *ide yang cemerlang*

Kalau tadi gue udah berkhayal nonton konser di Auditorium secara realtime, sekarang kembali lagi ke dunia nyata. Bahkan dunia fashion juga akan menerapkan teknologi 3-D ini. Sebuah perusahaan bernama XPAND featuring Jean-Paul Gaultier, Valentino and other designers will bringing the fashion show to the next level for what-they-called of ”Catwalk 3D” in 3D cinemas from Europe to The Middle East, di bulan May 2011. Jadi world class fahion show ini sekarang gak cuma dinikamati oleh fashion elite aja, tapi masyarakat luas bisa ikut menyaksikan fashion show ini dengan teknologi 3-D. Kalau saja bisa dibroadcast secara realtime akan menambah pengalaman seru menyaksikan fashion show dalam format 3-D. *FYI Catwalk 3-D will release on May 17th 2011* 

(people were watching The Burberry Fashion Show in 3D, from: guestofaguest.com) 

Hmmm…kira-kira teknologi 3-D apalagi yah, Yang bisa memabawa dunia entertainment going to the next level? Kalo kalian punya ide-ide ciamikk dan cemerlang seperti gue, bisa dong isi commentnya. ;p

(Dari berbagai sumber: Wikipedia, ETC, Cheekmagazine.com)



Saturday, May 7, 2011

#Articles: Fun Fixie Facts

(from fixie.pixie)

Fixed Gear alias Fixie ini adalah jenis sepeda yang sekarang lagi hip seliweran di jalanan. Entah memang digunakan sebagai alat transportasi yang digunakan sehari-hari dalam kota, atau cuma digunakan seminggu sekali saat weekend, *biasanya saat car free day :p * Fixie ini begitu digandrungi. 

Banyak alasan kenapa anak-anak muda jatuh hati sama sepeda ini *termasuk gue*. Customized, mungkin merupakan alasan yang utama karena kita ditantang untuk kreatif dalam merakit sepeda ini sesuai dengan kepribadian pemiliknya *tsaahh*. Nah, dengan mengendarai hasil rakitan Fixie yang keren ini akan memberikan efek pede dan narsis luar biasa pada pemiliknya.*sebenernya kalau minjem juga orang-orang gak bakalan nyadar sihh -_-* Sepeda juga kan bisa digunakan sebagai alat transportasi alternatif, anti macet, anti bahan bakar dan juga anti polusi. *tapi gak anti capek dan bau keringet :p* Yaa..apapun alasannya memilih Fixie yang penting minumnya teh botol sosro *loh*minta dibayar please…lumayan buat rakit Fixie -_-* hehe… tidak ada alasan yang diharamkan selama kegiatan itu positif dan merangsang kreatifitas, daripada duitnya dipake mabok dan beli drugs X_X kan mending dipake ngerakit Fixie. #eaa

Suatu waktu gue pernah ngomongin tentang Fixie sama Om, lalu begini katanya “Jangan pake sepeda Fixie, itu gak aman. Gak ada Remnya” . Iya yahh kalau dipikir-pikir pas tanjakan pasti berat banget karna gak ada “giginya”, terus pas turunan gak bisa berenti karna gak ada rem. Tapi itu semua tidak menciutkan niat saya untuk memiliki sepeda Fixie, semangkaaaaaa !!*semangat kakakkk!!.. (dikutip dari @fitrop)*

Oh ya waktu browsing tentang Fixie via Google gue menemukan gambar ini. Menurut gue, tulisannya lucu aja sihh walaupun ada jokes yang gak gue ngerti (mudah-mudahan kalian bisa lebih ngerti dari gue). -_-"

Thursday, March 31, 2011

#Style : Let's get Geek


Geek Glasses

Apa yang terlintas dipikiran lo ketika  mendengar kata “geek”?  genius, brilliant, cupu dan juga  cenderung anti-sosial? Ya kurang lebih seperti itu image geek yang ada di pikiran kita. Tidak ada makna definitif dari kata geek. Geek merupakan istilah slang yang ditunjukkan bagi orang-orang yang overly intellectual. Weitss… gue ga bakalan membahas lebih jauh tentang geek secara psikologis dan kehidupan sosialnya. Kali ini gue cuma mau me-refresh pikiran aja dengan geek style.
Hmmm…kalo pergi ke mall ato tempat-tempat nongkrong yang lagi hip, pasti kita sering melihat anak-anak muda berkeliaran dengan geek style. Yang paling gampang sih kita bisa mengenali gaya ini dari kacamata yang digunakan, iya kacamata dengan ukuran frame dibagian lensa yang agak besar/geek glasses. Kacamata ini menjadi aksesoris yang wajib digunakan, even lo ga membutuhkan kacamata untuk membantu penglihatan. Tapi tetep ya yang namanya kacamata itu harus ada lensanya jangan yang bolong :p. And the rest is your choice, your own style. Kalo boring dengan gaya yang itu-itu aja cobalah bergaya ala geek. Let’s get geek  B-).

Suspender and bow tie looks geeky for guy




(sumber dan foto : Suavemagz)

Wednesday, March 23, 2011

#Events : Java Jazz 2011



( Gate of JJF 2011 at JIExpo Kemayoran )


Yap, festival  musik jazz terbesar (termasuk terbesar di dunia) ini kembali lagi telah menggoyang Jakarta pada tanggal 4,5,6 Maret 2011 lalu. Walaupun sebenarnya tidak semua musisi jazz yang tampil disini, seperti misalnya Sondre Lerche (musisi asal Norwegia) mengatakan dia bukanlah musisi jazz, but he is so exciting to perform in Java Jazz Festival. Animo masyarakat Indonesia sangat besar terhadap event ini, terbukti dengan penuhnya area JIExpo Kemayoran selama tiga hari tersebut. Dan animo masyarakat seperti ini yang membuat para musisi dunia terkagum-kagum terhadap event Java Jazz Festival tahunan tersebut.

Special performance di tahun ini adalah Santana dan George Benson yang merupakan musisi jazz besar dunia. Juga dimeriahkan oleh kehadiran Corrine Bailey Rae, Sondre Lerche, dan musisi jazz dunia lainnya. Tidak kalah seru juga penampilan dari musisi jazz dalam negeri yang menambah kemeriahan Java Jazz Festival.

Hari sabtu tanggal 5 Maret 2011 itu gue datang untuk melihat performance dari Sondre Lerche, Soulvibe, LLW, Tohpati, Tribute to Elfa Secioria, The Grooves dan Maliq n d’ essentials. Jujur sebenarnya sih gue ga begitu mengerti dengan musik jazz, tapi sekarang ini banyak musisi Indonesia yang memeperkenalkan dengan menggabungkan jazz dengan rapp, R n B, Soul, electronic , dance music, rock. Kadang disebut fussion, jazz-funk, acid jazz, jazz progressive dan banyak sebutan lainnya. Salah satunya adalah Indera Lesmana yang berkolaborasi dengan Barry Likumahuwa, Dira Sugandi, DJ Cream dan Rapper yang saya lupa namanya *my bad* berhasil membuat keunikan tersendiri dalam musik jazz. Dan menurut gue musik Jazz itu bisa dinikmati sewaktu ingin santai, relax ataupun untuk memberikan semangat. Yeah…that’s why I like it. So just relax, and enjoy to the beat and the rhythm. J

(Indera Lesmana, Barry Likumahuwa, Sandy Winarta / LLW feat. Dira Sugandi, DJ Cream)

(Maliq n d' Essentials)

(The Grooves)
(Sondre Lerche at Nokia Hall)
(Soulvibe)

( Tohpati/Bertiga)


(me with @kakangprabu_)