Slide Show

  • Everyday I'm shufflin!
  • Break the physical and mental obstacles
  • Area Eksplorasi Kreatifitas dan Inovasi Anak Muda Indonesia
  • Teknik Fotografi Yang Membuat Kita Tampak Melayang
  • Dalam Nuansa Casual, Urban dan Maskulin

Friday, November 2, 2012

#Feature : Coworking, Solusi Kreatif Untuk Berbagi dan Berkolaborasi

(from: scoop.it)

Kemajuan teknologi membuat sebuah trend baru dalam gaya bekerja. Bekerja tidak melulu dilakukan di  sebuah ruangan cubicle dalam kantor. Para pengusaha pemula (startup), komunitas kreatif, dan freelancer yang biasanya bekerja secara mobile (dikenal dengan sebutan “digital nomads”), menginisiasikan sebuah solusi kreatif dalam gerakan yang disebut coworking, sebagai gaya bekerja berbasis komunitas yang berbagi lingkungan kerja.

Berbeda dari lingkungan kerja di sebuah kantor yang biasanya, coworking space (sebutan bagi sebuah tempat berkonsep coworking) yang didesain dengan konsep terbuka, memfasilitasi para freelancer dan startup yang terdiri dari orang-orang professional di bidangnya masing-masing, untuk bekerja di suatu ruangan yang sama. Sederhananya, di suatu ruangan itu digunakan oleh lebih dari satu startup atau freelancer.

(from: inc.com)
Apa alasannya? Pertama, menghemat biaya pengeluaran, bagi startup dan freelancer yang belum mampu memiliki sebuah kantor. Nah, daripada harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membeli/menyewa kantor, lebih baik berbagi ruangan saja dengan startup/freelancer lainnya. Fasilitasnya pun, tidak kalah dengan kantor-kantor lainnya, dilengkapi dengan ruang rapat dan fasilitas administrasi. Sedangkan penyewaannya dilakukan dengan sistem keanggotaan atau member.

Kedua, lagi-lagi menghemat biaya juga. Freelancer yang bekerja lebih dari 3 jam di café atau coffee shop, bisa menghabiskan biaya yang cukup besar untuk memesan makanan dan minuman. Sungkan juga kalau selama 3 jam hanya memesan secangkir kopi. -,-

Yang ketiga, coworking space memfasilitasi para freelancer untuk bisa bekerja dengan tenang, tanpa kebisingan layaknya di sebuah café, tapi juga tidak merasa bosan bekerja sendiri, seperti di rumah. Waktu luang bisa dimanfaatkan untuk networking atau sekedar ngobrol-ngobrol dengan orang-orang yang memiliki keahlian berbeda.

Dan yang keempat, coworking space juga bisa menjadi tempat untuk belajar, dan berkolaborasi. Dengan passion dan keahlian yang beragam, mendorong masing-masing individu untuk belajar mengenai hal-hal baru dan bersama-sama menciptakan kolaborasi.

(WorkPOD, Bandung. Via flickr.com)
Gerakan coworking sudah menjadi trend di negara-negara maju seperti di Eropa dan Amerika. Nah, di Indonesia sendiri gerakan seperti ini mungkin belum terdengar familiar. Tapi di Bandung sudah berdiri sebuah coworking space, yang juga diklaim sebagai coworking space pertama di Indonesia, bernama WorkPOD, di Jl. Sumur Bandung 5, Dago. Sebuah tempat berkonsep coworking yang digagas oleh Ichsan Harja dan pekerja kreatif Bandung lainnya pada bulan Mei 2009, itu mendukung kolaborasi antar individu kreatif dan antar komunitas kreatif se-kota Bandung.

Sayangnya saat ini belum bisa mendapatkan update informasi mengenai perkembangan WorkPOD , di dunia maya. Mungkin freelancer Bandung bisa ikut share di sini. :)

Nah, buat teman-teman freelancer Jakarta jangan sedih ya, karena sebentar lagi sebuah coworking space yang keren bakal hadir di ibu kota ini. Silakan cek akun twitter @CommaID. Di Bio twitternya tertulis kalau Comma mulai beroperasi di bulan November ini. Who’s exciting? :D

Rasanya gak sabar nih, mendengar kabar kolaborasi yang keren dari para insan kreatif coworking. Siapa tahu, solusi kreatif untuk memecahkan masalah di perkotaan, berawal dari sebuah kolaborasi di coworking space ini. Semoga coworking space segera muncul di kota-kota lainya ya…

(Wikipedia/workpod.wordpress.com)

Monday, September 10, 2012

#Event : Bandung LOOKATS Market 2012


Di bulan September ini, Bandung akan menggelar sebuah event kreatif yang mengekspos kreasi anak-anak muda Indonesia, terutama dalam bidang fashion dan kuliner.

Ini bukanlah event pertama yang digelar oleh kota Bandung. Sebelumnya sudah ada “Trademark”, event serupa yang telah berhasil mengkurasikan produk-produk kreatif hasil kreasi muda-mudi, baik lokal maupun luar negeri. Nah, jadi apa yang membedakan LOOKATS Market dengan event serupa yang telah digelar sebelumnya? Hmmm….

Seperti yang tertera di poster, ada 100 brand yang telah melewati proses kurasi , yang akan ikut memamerkan dan menjual produk-produknya di festival kreatif ala muda-mudi ini.

Selain itu, event yang digelar di Parking Area Transtudio Mall (TSM) Bandung, dari tanggal 14-16 September, ini juga akan diramaikan dengan pertunjukan seni dan musik.  Tidak ketinggalan atmosfer vintage di venue tempat event ini berlangsung, akan turut membawa siapa pun yang hadir disana untuk bernostalgia. Sesuai dengan tema yang diusung, “Exposure : Nostalgia”.

Nah, semoga dengan semakin maraknya acara-acara kreatif seperti ini, bisa ikut mendukung potensi kreatifitas anak-anak muda Indonesia. Jadi semakin banyak lagi masyarakat dan pihak pemerintah  yang “aware” dan menghargai kreasi mereka. 

Tuesday, August 28, 2012

#Arts : KDRI (Kementrian Desain Republik Indonesia) – Belum/Tidak Sah

(Picture via : kdrimerchandise.blogspot.com)


Saya jadi berandai-andai, gimana ya kalau di negri ini ada Kementrian yang secara khusus mengurusi bidang desain?

Iya, Kementrian ini nantinya akan mengurus segala bentuk desain, mulai dari desain arsitektur, pertamanan, infrastruktur, visual, interior, busana dsb. Pastinya negeri ini bakal jadi lebih indah, keren dan nyaman untuk ditinggali. Hehe… :D

Mungkin banyak juga diantara kalian yang masih belum ngeh dengan nama KDRI? *Apaan tuh?* Saya sendiri baru mendengar nama yang nyeleneh ini melalui timeline twitter, dan secara tidak sengaja membaca artikelnya di sebuah website lokal favorit saya.

Ya, nama KDRI merupakan sebuah ide brilian dari Wahyu Aditya. Sejak didirikan di tahun 2006, KDRI memiliki visi untuk menyebarkan semangat Indonesia ke seluruh dunia melalui kekuatan visual. Uniknya sang founder menunjuk seseorang bernama Mas Gembol, sebagai Mentri dari Kementrian Desain Republik Indonesia.

Sejauh ini KDRI telah menyebarkan semangat ke-Indonesia-an melalui media t-shirt. Setiap produk t-shirt-nya itu memiliki gambar/tulisan yang merepresentasikan Indonesia. Misalnya t-shirt bergambar Gatot Kaca, pahlawan, dan makanan tradisional, yang memiliki desain yang unik dan keren. Ohh, iya t-shirt KDRI ini didesain oleh para desainer visual lokal yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

(Picture via : megindo.net)

Di bulan Agustus ini, KDRI juga membuat sebuah logo keren HUT RI ke-67. Pembuatan logo ini untuk memberikan desain alternatif logo resmi HUT RI yang selama bertahun-tahun desainnya kaku dan monoton. Yang bikin lebih keren lagi, logo ini bisa diunduh secara gratis dan boleh disebarkan secara luas.

(Picture via : twitter @kdri)

Yang masih penasaran, bisa langsung mengunjungi website mereka di  http://kdri.web.id/ atau bisa ikuti twitter mereka di @kdri .

Nah, ternyata masih banyak cara yang bisa dilakukan oleh kita sebagai generasi muda, untuk lebih mencintai negeri ini. Salah satunya seperti yang telah dilakukan oleh teman-teman di KDRI. J




Tuesday, August 14, 2012

#Event: The Fashionable Olympic



Yup! The 2012 Olympic Games at London was over. Not only every athletes that had to compete on the games, but the world-class designers also had to compete by showing their most stylist uniform. From Ralph Lauren, to Stella McCartney, Hermes, Salvatore ferragamo, and Georgio Armani, were made this Olympic Games looks like a small runaway parade. ;)

USA :
Despite the controversy of team USA’s uniform that being made in China, Ralph Lauren gave the classic American style at the opening ceremony in navy blue. While the more informal looks of the team, were fitted with its authentic Polo-shirt.

(via: stylesos.co.uk)

Great Britain :
The daughter of Paul McCartney, has collaborated with Adidas designed the team Great Britain’s uniforms. Despite the less-interesting uniform that fitted by the team at the opening ceremony, Stella McCartney shows promises in designing the athlete’s kit. She brought the colors of Great Britain’s flag (red, blue, and white) to its design.

(via: getty images)


France :
Hermes now takes the chances to designing the equestrian team of France. While the all official uniforms for the team were fitted by Adidas, and yet it still looks stylist.

(via: sunchasers.sunglasscurator.com)

San Marino :
Salvatore Ferragamo have been designed the official uniform for San Marino. Well, by looking to its sketches I think it is the most stylist looks for the Olympic Games in London.

(via: intothefashionworkshop.com)

Italy :
The Italian team had a fashion house of Georgio Armani to design the official uniforms. It is mostly black and white in color.

(via: vittorio zunino celotto, getty images)


Indonesia :
Yup! While the world-class designers have been designed the most stylist looks, the Indonesian team have its authentic Batik to outfitting the Olympic Ceremony. Since Batik has claimed as the world heritage by UNESCO, it is perfectly represent the nation. Well, I think that would be great, if the famous Indonesian designers more experimenting the uniforms design with traditional cloth like Batik and Ikat.

(via: life.viva.co.id)

But wait, since Korean wave has been hitting Indonesia. I’ve been curious what the uniforms of South Korea looks like? So here it is. Filla and Bean Pole are collaborated to design the South Korea uniforms. And yet, the design still has the taste of K-pop style. :p 

(via: fashionmagazine.com)

And here are the Girl's Generation (SNSD), wearing their Olympic Uniforms for the photo shoot of Korean magazine. How do they looks guys? ;)

(via: allkpop.com)





Monday, August 6, 2012

#Music : Berkenalan Dengan DUBSTEP

(from: stompmag.com)
Awalnya istilah ‘Dubstep’ memang terdengar kurang familiar di telinga saya. Tapi setelah melihat timeline twitter dari akun @indralesmana yang saat itu lagi ramai me-RT komentar mengenai lagu barunya “two steps at a time” yang mengusung genre Dubstep-Jazz, dan juga melihat tweet teman saya @ciimol yang penasaran dengan Dubstep , akhirnya berhasil memancing rasa keingintahuan saya.

So, berikut hasil dari ke-kepo-an saya terhadap genre musik yang disebut Dubstep ini…

Dubstep merupakan sub-genre dari musik elektronik yang lebih kental dengan dentuman suara bass, dan drum yang kadang-kadang diharmonisasikan dengan suara vokal yang tidak biasa.

Genre musik yang terkesan membuat suasana menjadi lebih ‘dark’, ini awalnya berkembang di daerah London bagian Selatan. Tepatnya dikenalkan oleh para produser musik yang dijuluki sebagai UK garage producers, yang saat itu sedang mengembangkan sound dari 2-step garage *sebuah sub genre dari UK garage, yang mengusung modern-electronic-dance-music di Inggris*. Para produser tersebut diantaranya adalah El-B, Steve Gurley, Oris Jay, dan Zed Bias (1999-2000).

Di tahun 2001 para produser musik ini mulai menggelar showcase dan mempromosikan musiknya di sebuah night club di Inggris yang bernama “Plastic People”, dalam sebuah gig yang dikenal dengan “forward>>”. Selanjutnya di tahun 2002 istilah “Dubstep” baru resmi digunakan oleh label Big Apple dan Ammunition Promotions. Di tahun ini juga sebuah majalah musik dan kultur yang bernama XLR8R, menggunakan istilah “Dubstep” sebagai cover story. Seolah menguatkan Dubstep sebagai sebuah genre baru di dunia musik elektronik.
(from : reynaldosiahaan.blogspot.com)

Kemudian pada perkembangannya Dubstep pun menjadi lebih populer dan menginspirasi para musisi mulai dari Dj, musisi hip-hop seperti Snoop Dog, dan Exzibit, sampai ke icon musik populer seperti Rihanna, dan Britney Spears.

Kepopuleran Dubstep juga didorong dengan berkembangnya teknologi. Perusahaan Apple misalnya, dengan perangkat macbook dan ipad-nya memfasilitasi musisi atau para penggiat Dubstep untuk bisa terus bereksperimen dengan berbagai kemudahan. Persis seperti yang sudah dilakukan oleh mas @indralesmana dalam lagunya “two steps at a time”. Penasaran? Seperti apa musik Jazz yang dikombinasilan dengan sound Dubstep? Kalian bisa cek disini

Nah, back to the roots of Dubstep, berikut adalah nama-nama yang muncul sebagai top artist untuk musik Dubstep, versi last.fm (tidak berurutan) :

- Skrillex (lebih dikenal dengan gaya yang disebut ‘brostep’, yang kemudian menjadi kontroversial)

- Burial

- Nero

- Skream

- Rusko

- Flux Pavilion

- James Blake

- Beng

Jadi kalau mau langsung dengerin musik karya mereka itu seperti apa, bisa langsung streaming menuju website Myspace atau last.fm.

Nah, trus bagaimana dengan perkembangan Dubstep di Indonesia? Kalau liat hasil searching-an di Google sih memang keliatannya masih belum begitu populer. Tapi kalian masih bisa ngorek-ngorek informasinya melalui akun @Dubstep_ID atau bisa juga cek ke website soundcloud.com/dubstep-indonesia.

Oh, ya ngomong-ngomong soal Dubstep, jadi inget sama salah satu duo elektronik Indonesia EGRV (electronic groove). Kalau menurut saya sih mereka juga mengambil sound Dubstep dalam albumnya “Power on-off” *correct me, if I am wrong*.

Well, that is another cool way to experiencing eargasm, with Dubstep. :)



(Sumber : Wikipedia, last.fm, Myspace )

Friday, July 20, 2012

#Event: San Diego Comic-Con 2012



(from : slate.com)
Berkumpul dengan para pencinta komik, bertemu dengan para jagoannya, melihat bocoran (teaser) film-film box-office langsung dari orang-orang yang ada di balik layar, juga bisa melihat langsung para pemeran utamanya. Apalagi yang kurang dari festival Comic-Con ini? *melihat dengan mata nanar*

Buat kamu yang masih belum 'ngeh' dan mungkin juga yang baru 'ngeh' (seperti saya), San Diego Comic-Con 2012 adalah acara tahunan terbesar (termasuk keempat terbesar di dunia) yang menampilkan komik, Sci-fi film dan berbagai kultur pop (pop-culture) mulai dari horror, anime, manga, toys, video games, dan fantasy novel, yang digelar di San Diego, California, US selama 4 hari.

(from : herocomplexlatimes.com)
(from : getty images)
Selama 4 hari para pengunjung di San Diego Comic-Con, telah dimanjakan dengan berbagai eksebisi dari para publisher komik, video games dan sci-fi film. Selain itu juga ada acara seminar, dan workshop dari para professional di bidang komik.










Yang juga menambah suasana festival (saya pake istilah festival yang lebih akrab ditelinga kita) semakin meriah adalah adanya kontes kostum, jadi bukan saja pihak exhibitor dari Comic-Con yang ramai-ramai menggunakan kostum para super heroes, tapi para kontestan pun gak mau kalah beraksi.

Dan... masih banyak acara-acara seru lainnya. Tapi yang paling ditunggu-tunggu pengunjung adalah untuk melihat 'bocoran' film-film (sci-fi) box-office. Ya, Comic-Con juga digunakan oleh para filmmaker untuk mempromosikan filmnya. Melalui penayangan video teaser misalnya, bisa membuat rasa penasaran para pengunjung terhadap sebuah film semakin menjadi-jadi.

(from : myspace.com)
Dari situs myspace, disebutkan ada banyak film-film dengan genre sci-fi yang memberikan 'bocoran' tentang filmnya. Diantaranya, “The Hobbit”, film yang mengambil cerita dari karakter Hobbit di trilogy Lord Of The Rings ini, menayangkan video teaser yang juga berisi gambaran dibalik layar. Sang sutradara Peter Jackson dan pemeran utama Elijah Wood bahkan berbicara langsung kepada publik mengenai film terbaru mereka.

Tidak ketinggalan tokoh-tokoh seperti Superman (yang akan di-reebot dengan judul “Men Of Steel”), dan Iron Man (dengan sekuel terbaru Iron Man 3) telah memperkenalkan judul film terbarunya. Begitu juga dengan berbagai judul tv series seperti, Vampire Diaries, Supernatural, Dexter, True Blood, dan banyak lagi judul tv series lainnya dengan genre yang sama, ikut berpromosi disini.

Well, meskipun cuma bisa menikmati Comic-Con melalui dunia maya, tapi sudah bisa terbayang seperti apa rame dan serunya suasana disana. Apalagi kalau kita punya kesempatan buat berkunjung kesana.

#Event: Underground Catwalk in a Moving Metro Train

(from : commercialappeal.com)

Ada yang berbeda dengan pergelaran fashion show di Berlin ini. Catwalk, tempat dimana para model mempresentasikan busana karya sang desainer itu, bukan lagi berada di dalam suatu ruangan. Tapi dipindahkan ke dalam sebuah kereta bawah tanah, yang akan bergerak (Metro train).

Gelaran fashion show yang jadi salah satu rangkaian dalam Berlin Fashion Week 2012 (2-8 Juli 2012) dan diberi nama “The Underground in a Moving Train” ini, menampilkan karya-karya desainer dari 14 label. Sesuai dengan temanya Underground, para model pun terlihat mengenakan berbagai busana bergaya ala street style, rock couture, gothic, sampai ke gaya khas anak punk.

(from : befashionstyle.com)
Yang jadi pertanyaan, “Gimana cara mereka mengatur jalannya acara fashion show yang digelar di dalam angkutan publik ini ya?”. Pastinya disini ada peran pemerintah setempat yang ikut membantu supaya acara ini bisa berjalan dengan lancar, tanpa mengganggu sistem transportasi publik di kota. Tiket yang hanya dijual untuk usia 18+ dengan jumlah yang terbatas juga jadi salah satu cara supaya para pencinta fashion bisa menikmati Underground Catwalk yang aman dan juga nyaman. Selain adanya pengaturan jalur kereta secara khusus. Gak mungkin kan, kalau kereta ini harus berhenti di tiap stasiun, dimana orang-orang bergantian keluar-masuk kereta. Apalagi kalau inget Commuter Line (KRL) disini yang selalu kelebihan daya angkut. Modelnya mo jalan dimana? -,-

(from : timesofmalta.com)
Well, tanpa mau mengomentari lagi tentang pelayanan Commuter Line di Jabotabek, Underground Catwalk ini bisa dibilang kreatif banget dan gak mainstream.  

Kapan ya di Jakarta ada fashion show atau festival yang mengambil kultur street-style secara besar-besaran dan digelar di jalanan? *tapi tanpa menambah kemacetan Jakarta loh :P


Monday, July 9, 2012

#Event : Helar Fest 2012 : Festival Kreatif Di Ruang Publik Kota Bandung


(Poster, from : seputar-bandung.com)

Ruang publik memang seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kelangsungan hidup warga kota dengan lingkungannya. Tapi ironisnya kini masih ada ruang publik seperti taman kota,  dan sungai yang nasibnya menjadi tidak terawat dan terabaikan oleh warganya. Menjawab persoalan itu, sekumpulan komunitas-komunitas kreatif di Kota Bandung menggelar Helar Fest 2012, untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga dan merawat ruang publik di kotanya.

Rasanya gak akan ada habis-habisnya menyebutkan satu-persatu ide-ide kreatif yang bermunculan dari kota Bandung, kota yang sedang gencarnya membangun ekonomi kreatif. Melalui Bandung Creative City Forum, berbagai kegiatan kreatif telah dilahirkan untuk menjawab berbagai permasalahan kota, dan meningkatkan citra kota Bandung sebagai kota kreatif.

Salah satu kegiatan kreatif yang sedang berjalan adalah Helar Fest 2012. Festival yang terdiri dari rangkaian berbagai kegiatan kreatif seperti pertunjukan musik, kuliner, gathering komunitas, seni instalasi dll itu, telah diselenggarakan dua kali di tahun 2008 dan 2009.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Helar Fest 2012 kali ini akan memanfaatkan ruang publik sebagai media dari berbagai kegiatan kreatif. Hal ini juga dijelaskan dalam website Bandung Creative City Forum. “Helar Fest 2012 akan mencoba untuk merespon dan mengaktivasi 4 ruang publik yaitu Hutan, Taman, Kampung dan Sungai”.

(Laser show at Babakan Siliwangi, from: Pikiran Rakyat Online)
Kawasan Babak Siliwangi menjadi rangkaian pertama gelaran Helar Fest 2012, yang diberi nama Lightchestra. Pada tanggal 5-7 Juli yang lalu, Kawasan yang telah dinobatkan sebagai Hutan Kota Dunia itu diramaikan dengan pertunjukan Laser dan konser musik. Menurut ketua Helar Fest 2012, Galih Sedayu kepada bisnis-jabar.com, hal ini bertujuan agar keberadaan Hutan Kota Dunia, Babakan Siliwangi direspon oleh masyarakat.

Agenda Helar Fest 2012 selanjutnya akan memanfaatkan area taman kota Gasibu untuk festival kuliner, area kampung kota Tamansari sebagai media pembuatan mural, dan area sungai Cikapundung untuk Olimpiade air dan teater terapung.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai agenda Helar Fest 2012 bisa langsung mengunjungi website Bandung Creative City Forum atau twitter @HelarFestBdg .

Semoga semangat teman-teman di Bandung untuk memanfaatkan dan menjaga ruang publik ini bisa menular ke kota-kota lainnya.


Sumber : www.bisnis-jabar.com, www.bccf-bdg.com


Friday, June 29, 2012

#Art : Street Photography


(from: stevehuffphoto.com)
Jalanan kota dimana orang-orang dengan segala karakteristiknya berlalu-lalang dan melakukan berbagai aktifitas, telah menginspirasi sebagian fotografer untuk mengabadikannya kedalam selembar foto.

Ya, istilah street photography memang udah gak asing lagi di telinga kita. Teknik foto jalanan ini dipopulerkan oleh Henri Cartier-Bresson (1908 -2004), seorang fotografer asal Perancis yang pada saat itu menggunakan kamera Leica berformat 35mm. Sejak saat itu kamera Leica jadi sering dikaitkan dengan street photography.

(Henri's Leica Camera, from: wikipedia)
Street photography termasuk kedalam documentary photography, dimana teknik pengambilan gambar objeknya dilakukan secara candid di tempat-tempat publik seperti, jalanan, taman, pantai, mall dan lain-lain (Wikipedia).

Seperti yang telah ditulis dalam blog fotografi memangterlalu.blogspot.com, secara spesifik street photography itu tidak terbatas pada jalanan, tetapi lebih kepada interaksi-interaksi yang terjadi di tempat-tempat umum. Untuk itu seorang street photographer harus memiliki ‘feel’ yang peka terhadap lingkungan sekitar mulai dari garis, bayangan, bentuk benda, manusia dan segala unsur kehidupan lainnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh seorang street photographer yang berbasis di California, Eric Kim, “Hal yang paling indah dari street photography adalah anda bisa mengambil sebuah potret kehidupan yang nyata dan mengabadikannya untuk selamanya”. Untuk mengabadikan momen yang menarik tersebut, tidak melulu membutuhkan kamera dengan teknologi yang canggih dan mahal. Yang lebih dibutuhkan adalah passion dan rasa keingintahuan sang photographer.

Nah, bagi kalian yang ingin belajar untuk mengasah skill dalam street photography. Eric Kim membeberkan cara-caranya :
-  Get closer, untuk mendapatkan hasil foto yang lebih intimate dengan objek.
-  Shoot people’s faces, jangan mengambil gambar bagian belakang orang.
-  Focus on telling stories, dengan begitu foto yang didapatkan memiliki cerita yang kuat.
-  Don’t ask permission, sehingga bisa mendapatkan foto candid yang menarik.
-  Go wide, memberikan fokus tidak hanya pada objek/orang saja, tapi juga backgroundnya.
-  Avoid taking photos of homeless people, masih banyak objek yang lebih menantang.
-  Experiment with angles, angle yang berbeda bisa menambah nilai artistik foto.
-  Study the works of master, belajar dari mereka yang lebih berpengalaman.
-  Shoot everyday, luangkan waktu di sela-sela aktifitas untuk memotret.
-  Wait before sharing images with others, dengan begitu kita bisa menyeleksi karya terbaik kita untuk di-share ke publik.

(from: stevehuffphoto.com)
Oh, iya kalian yang tertarik dengan street photography, bisa coba browsing ke Unposed.org , sebuah komunitas online penggiat street photography Indonesia. Atau coba main-main ke in-public.com, erickimphotography.com, dan street-photographers.com.




Wednesday, June 6, 2012

#Arts [Film] : Epic Java – a Film That Reveals The Beauty Of Java


(Screen shot from Youtube)

Nothing but the awesomeness works! Yeah, I have to say that this is an Epic film! from Indonesia. Another way to proof that Indonesia also has talented artists, who show to the world the wonderful Indonesia.

Epic Java is a film that portrays dramatically the Java Island with photography approach, which is combining the time-lapse and slow-motion technique. The film is focuses on nature, death, tradition, mystery, and solitude. Without any narrator, actor and dialogue, this film will flow with the music.

Febian Nurrahman Saktinegara  and Arie Naftali Hawu Hede, are the men behind of this enormous works. They begin the Epic Java’s project in late 2011 to explore Yogyakarta, Central Java, West Java and also East Java.

In the mean time, the video teaser has been hit the Youtube since April 2012, has seen by almost 2 thousands peoples. And also has been the trending topic in the largest Indonesian online community, KasKus. I have noticed the teaser of Epic Java in previous weeks, when I was attend the event that held by Nirmana Award, in Jakarta. Denis Adhiswara who was seat as the speaker at the event, inform the public that this is gonna be the Epic Film from Indonesia. I think It can compete to the scenery scene in the Hollywood epic film, such as The Lord Of The Ring.

I hope that our government will give their support for this film. Because this is could be a great tourism campaign for Indonesia.

Imagine guys, this is only reveals the Epic of Java Island. What about Bali? Borneo?, Sumatera?, Ambon?, Nusa Tenggara? and other islands, that will be the huge... of works.

Ahh…can’t wait to watch this film soon! On the big screen.

FYI, You can get more information about Epic Java on facebook page facebook.com/epicjava ,and find the video teaser on Youtube.

Guys, you should check this one out! And spread to the world! :D



(sumber: kaskus)


Tuesday, May 29, 2012

#Art : [Photography] Fish Eye Lens + BlackBerry


from: buy.com


Sometimes less is more. That’s also dealing with photography. When the most sophisticated camera can create the high quality image, the Lomo camera can create an artsy and edgy image with its simple feature. Now, even people are easily to capture images with their gadget, like iphone that can create images that looks like a pro with a helping apps from instagram.

But don’t worry if you don’t have an iphone. You can use your BlackBerry, even with curve 8520 that only has 2.0 MP camera. Want some proof? Take a look at these pictures!

(by Niko Wijaya)

(By Niko Wijaya)

(By Niko Wijaya)
Yes…, these pictures are taken with BB curve 8520 with external fish eye lens. My blogger friend, Niko Wijaya has captured of these pretty pictures. You can also check his portfolio by visiting his blog http://www.sekarduside.com/ 

So, if you want have fun and take a cool pictures as simple with your BlackBerry, just put this little stuff then. Hmmm… I think I am gonna check this stuff on web. Have a good day with your handled! :)

Thursday, May 24, 2012

#Art : Google Art Project – Jalan-Jalan Ke Museum Ternama Dunia Secara Virtual


(Print screen from www.googleart.com)

Google telah menambah ekspansi dunia virtualnya ke bidang seni dengan melakukan kerja sama dengan berbagai museum di dunia. Proyek yang diberi nama Google Art Project ini memungkinkan kita untuk mengunjungi museum-museum ternama di dunia sekaligus menikmati karya dari para senimannya secara interaktif melalui dunia maya.

Bayangkan kita bisa mengunjungi White House, melihat karya seni koleksi kerajaan Inggris di The Royal Collection, melihat dari dekat lukisan karya Vincent Van Gough, dan masih banyak lagi karya seni lainnya yang bisa kita lihat hanya dengan mengunjungi situs Google Art Project.

Disini kamu bisa menikmati pengalaman berkeliling dalam museum dengan teknologi ‘Google Street View’ yang mampu menampilkan gambar visual 360o, dan dapat memilih karya seni yang ingin dilihat secara lebih detail dengan kualitas gambar Gigapixel (mencapai 1 miliar pixel) melalui teknologi ‘Microscope View’.
Sejauh ini menurut data yang dipublikasikan oleh Wikipedia, Google Art Project telah memiliki 32.000 karya seni dari 46 museum dan akan melakukan ekspansi besar-besaran dengan melakukan kerja sama dengan 151 museum di 40 negara.

Indonesia juga sudah bekerja sama dengan Google dalam proyek terbarunya ini. Kita bisa melihat koleksi dari Museum Nasional atau yang dikenal dengan Museum Gajah melaui Google Art Project. Namun sayang, disini kita belum bisa merasakan pengalaman menjelajahi museum secara virtual, seperti kebanyakan museum lainnya dalam situs ini.



Sumber: wikipedia

Saturday, May 5, 2012

#Music : Sentuhan Electro-Pop Indie Dalam O.S.T Drive

(from: lagasta.com)
Guys, have you seen “Drive”? Ada yang merasa ‘terganggu’ dengan soundtrack lagu-lagunya yang terus nempel di kepala? Yup, saya sendiri beberapa hari setelah nonton dvd-nya langsung searching di google untuk mengetahui lagu siapa saja yang ada di sana. Sebenarnya agak telat sih, karena film ini sudah rilis di akhir tahun 2011.

Film Drive ini adalah film crime-thriller yang disutradarai Nicolas Winding Refn, dan dibintangi aktor Ryan Gosling. Overall film ini memperlihatkan scene yang brutal dengan cipratan darah, menawarkan aksi driving skill, juga love story yang jadi benang merahnya. Film ini juga pernah diputar di Festival Film Cannes, Perancis dan memenangkan nominasi The Best Director.

Setelah saya mendengar komentar yang bagus dari salah seorang presenter berita di tv, dan juga melihat sedikit music review dari seorang music director salah satu radio swasta dalam wawancaranya bersama majalah Nylon Guys Indonesia. Membuat saya semakin penasaran sama film yang satu ini.

Well, belakangan ini memang saya lagi senang-senangnya mendengarkan musik electro-pop ala indie di playlist ipod. Rasanya ada feel relaxing tapi juga bisa ngajak joget-joget, ditambah suara tune electro (Synthesizer) yang unik menciptakan ambience musik yang tidak biasa.

Berikut track list dari O.S.T “Drive” yang dikutip dari sebuah website yang membahas tentang soundtrack film :

01. Nightcall – Kavinsky & Lovefoxxx
02. Under Your Spell - Desire
03. A Real Hero - College feat. Electric Youth
04. Oh My Love - Riz Ortolani feat. Katyna Ranieri
05. Tick of the Clock – The Chromatics
06. Rubber Head -- Cliff Martinez
07. I Drive -- Cliff Martinez
08. He Had a Good Time -- Cliff Martinez
09. They Broke His Pelvis -- Cliff Martinez
10. Kick Your Teeth -- Cliff Martinez
11. Where's The Deluxe Version? -- Cliff Martinez
12. See You in Four -- Cliff Martinez
13. After The Chase -- Cliff Martinez
14. Hammer -- Cliff Martinez
15. Wrong Floor -- Cliff Martinez
16. Skull Crushing -- Cliff Martinez
17. My Name on a Car -- Cliff Martinez
18. On The Beach -- Cliff Martinez
19. Bride of Deluxe -- Cliff Martinez
Lagu yang rasanya ‘nempel’ banget di kepala saya adalah track no.2 “Under Your Spell”-Desire. Track ini diputar sebagai backsound pada scene welcoming party yang diadakan oleh seorang istri di sebuah apartement, kepada suaminya yang baru saja bebas dari hukuman penjara. Sementara di scene selanjutnya karakter yang diperankan oleh Ryan Gosling, berusaha menghiraukan suara bising dari apartement yang sedang mengadakan welcoming party itu. Karena sebenarnya ada perasaan cinta antara dia dengan sang istri mantan napi tersebut.

Lirik lagunya pun terdengar berulang-ulang : “I don’t eat. I don’t sleep. I do nothing but think of you…. You keep me under your spell… You keep me under your spell… You keep under your spell”

Oh, ya lagu ini juga sempat diputar saat saya menghadiri undangan gelaran fashion show dalam acara yang diadakan oleh salah satu sekolah desain Internasional di Jakarta. Mendengar intro nya saja sudah membuat saya kaget dan sibuk berbisik-bisik sendiri. :p

Awesome! :D


Sumber : Wikipedia

Tuesday, April 17, 2012

#Style: [Menswear] Ikat Dalam Nuansa Casual, Urban dan Maskulin


(Taken from wolipop)
Masih berpikir mengenakan Ikat untuk pergi ke acara-acara resmi? Baru-baru ini desainer muda Indonesia yang concern dengan tenun Ikat, Didiet Maulana telah meluncurkan lini pria yang bergaya moderen dan casual melalui label miliknya yang bernama Ikat Indonesia.

Ikat Indonesia merupakan sebuah label lokal siap pakai yang mengangkat kain tenun Ikat dalam setiap koleksinya, dengan gaya yang sesuai dengan kaum urban. Tujuannya agar kain tenun Ikat dapat lebih dikenal lagi lebih luas di masyarakat dan juga mengangkat citra kain nusantara di dunia fashion internasional.

Setelah sebelumnya telah berhasil meluncurkan koleksi untuk wanita, Didiet Maulana pada hari Kamis lalu (12/4/2012) meluncurkan lini pria yang diberi nama “Ikat Indonesia Pour Homme”, dengan mengusung tema “Tropical Painting”. Sesuai dengan temanya maka koleksi menswear kali ini didominasi dengan tampilan gaya casual bernuansa pantai, seperti kemeja berbahan linen, celana pendek, dan chino pants. Semua koleksinya tentu saja menggunakan detail kain tenun Ikat, yang dibuat menggunakan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

(Taken from wolipop)
(Taken from wolipop)

(Taken from wolipop)
(Taken from wolipop)
(Taken from wolipop)





















Jadi, kain tradisional seperti Ikat pun bisa diaplikasikan kedalam gaya busana casual yang pastinya cocok dengan lifestsyle kaum muda urban.

Kamu berencana liburan ke pantai? atau cuma sekedar hangout bersama teman-teman di cafe? Celana pendek, kemeja, jacket, cardigans, atau pun chino pants dari Ikat Indonesia bisa menemani saat-saat kamu bersantai, tapi tetap terlihat bergaya dan unik.

Semoga semakin banyak desainer muda Indonesia yang mengangkat citra kain tradisional ke kancah fashion berskala internasional.

Be Proud and Appreciate our nation’s heritage!



Sumber : wolipop